Headline News

Assad Ungkap Rahasia Terbaru Perang di Suriah

Sabtu, 31 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, DAMASKUS – Presiden Suriah, Bashar Assad pada hari jumat (30/12) mengungkapkan bahwa salah satu rahasia terbaru kenapa Suriah diserang, dan sebab pecahnya perang di Suriah sejak tahun 2011 adalah karena penolakan Damaskus untuk memperpanjang jaringan pipa gas yang diusulkan oleh Qatar. (Baca: Wikileaks Bongkar Email Hillary Tentang Aliran Dana Saudi-Qatar Untuk ISIS)

Assad mengatakan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Italia “Il Giornale” yang dikutip oleh Almaalomah (31/12) bahwa “respon Suriah kepada Qatar dengan kata “tidak” untuk pembangunan jaringan pipa gas diagonal di Suriah yang langsung menuju Turki dan akan mencapai seluruh Eropa adalah salah satu faktor penting pecahnya perang Suriah, akan tetapi Qatar tidak menawarkan kepada kami secara terbuka, tapi saya meyakini bahwa Qatar telah merencanakannya”.

Assad menambahkan bahwa, “ada dua jalur pipa yang melintasi Suriah, yang pertama dari arah utara ke selatan yang terhubung dengan Qatar, dan yang kedua dari arah timur ke barat hingga ke Mediterania melintasi Irak dan Iran, dan kami berniat untuk memperpanjang jaringan pipa dari timur ke barat dan Qatar tidak menerima rancangan ini”. Maka bisa kita lihat, tidak mengherankan jika kemudian Qatar menjadi pemasok utama dana dan logistik kepada elemen-elemen Takfiri di Suriah untuk mengusai negara itu. (Baca: ISIS dan Al-Nusro Hanyalah Kedok Bisnis Mafia Besar)

Assad juga menjelaskan bahwa, ”Saya berfikir bahwa ada banyak negara yang menentang kebijakan Suriah yang tidak menginginkan Suriah menjadi pusat energi, baik energi listrik ataupun minyak, atau bahkan menjadi titik persimpangan kereta api dan sebagainya, dan ini adalah salah satu faktor pecahnya perang Suriah, akan tetap iaringan pipa yang mengarah dari utara ke selatan dan terhubung dengan Qatar tidak membantu kami secara langsung”.

Sementara itu, presiden Suriah mendesak para pejabat Eropa untuk “berhenti mendukung teroris dan mengakhiri blokade yang mendorong sejumlah warga Suriah untuk pergi ke Eropa yang jelas bukan hanya disebabkan terorisme”. Assad menegaskan bahwa jika Eropa ingin tidak terjadi serangan terorisme di wilayahnya maka Eropa harus menghentikan dukungannya terhadap teroris di Suriah. Assad menjelaskan bahwa “saya dapat membantu Anda jika Anda mau membantu diri Anda sendiri. Dan masalahnya terletak pada mereka yang tidak ingin membantu diri mereka sendiri, pejabat dan pemerintah Eropa bekerja melawan kepentingan negara mereka, mereka bekerja melawan kepentingan rakyat mereka, mereka mendukung terorisme, dan jika mereka mendukung teroris di negara kita, lalu bagaimana mungkin Saya bisa membantu mereka agar tidak terjadi serangan teroris di Eropa, Saya tidak bisa melakukannya”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: