Fokus

AS, Saudi, Turki Serahkan Raqqa Suriah ke Teroris

Konflik Suriah

DUNIA – Amerika, Arab Saudi dan Turki dilaporkan sedang mengadakan pembicaraan untuk menyerahkan kota Raqqa kepada teroris Jeish al-Islam di tengah oposisi Turki terhadap kehadiran milisi Kurdi di Suriah Utara, seperti dilansir FNA (25/04).

Baca: Wajah Busuk Amerika di Suriah, AS Latih Militan Baru untuk Perangi Assad dan Rusia

“Koalisi pimpinan AS sedang bernegosiasi dengan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, sementara Washington juga telah memulai pembicaraan dengan Turki untuk menyerahkan Raqqa kepada kelompok teroris Jeish al-Islam yang didukung Saudi,” kantor berita Al-Hadas mengutip sumber Kurdi yang mengatakan pada hari Rabu.

Sumber-sumber menekankan bahwa pada langkah kedua, suku-suku Arab di Deir Ezzor akan menerima kendali atas wilayah di timur Eufrat dalam operasi yang didanai oleh Arab Saudi dan Qatar serta didukung oleh AS.

“Sementara pasukan Arab akan mundur dari Pasukan Demokratik Kurdi (SDF) untuk bergabung dalam perjanjian Saudi di Suriah,” tambah laporan itu.

“Sementara itu, pasukan Arab-Kurdi akan dibentuk untuk mengendalikan wilayah Kurdi lainnya,” kata sumber tersebut.

Baca: Komentar Pedas Rusia kepada Amerika: Militer AS di Suriah Seperti Pendudukan

Dalam perkembangan yang relevan pada hari Minggu, outlet media Kurdi melaporkan bahwa tentara Turki terus melindungi ratusan militan dan anggota keluarga mereka di sebuah wilayah di barat laut Aleppo setelah kelompok teroris meninggalkan Ghouta Timur dan Qalamoun Timur ke Suriah Utara beberapa hari yang lalu.

Situs berita Hawar melaporkan bahwa pasukan Turki dan militan yang didukung Ankara mengusir seluruh penduduk desa Bar A’afa di wilayah Shera, Afrin, untuk membuka jalan bagi para teroris Ghouta Timur di wilayah itu.

Hawar lebih lanjut melaporkan bahwa pasukan Ankara berencana menempatkan 1.700 militan dan anggota keluarga mereka yang telah meninggalkan kota al-Dumayr di Qalamoun Timur di rumah-rumah penduduk setempat yang telah diusir dari wilayah Jandaris, Afrin.

Baca: Jenderal Suriah: Amerika Pasok Senjata kepada Teroris ISIS dan Jabhat Al-Nusra

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berpusat di London menegaskan pada hari Senin bahwa Komandan Faylaq al-Rahman Abdul Naser Shamir dan beberapa komandan senior kelompok teroris yang telah meninggalkan Ghouta Timur setelah mengalami kekalahan berat dalam pertempuran dengan tentara Suriah telah direlokasi di wilayah Bolboleh di pedesaan utara kota Afrin dekat perbatasan dengan Turki.

Langkah pasukan Turki dalam menggantikan populasi lokal dengan komandan militan telah membuat marah penduduk setempat. Sementara itu, lebih dari 150 keluarga teroris Ghouta Timur baru-baru ini menetap di unit perumahan di kota Afrin setelah pasukan Turki mencegah penduduk setempat kembali ke rumah mereka. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Ditemukan Ribuan Mayat Raqqa Hasil Serangan AS | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: