Amerika

AS Akan Bangun Pangkalan Militer Baru di Utara Suriah

Perang Suriah

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menyatakan sebelumnya bahwa ia akan menarik pasukan dari Suriah. Namun, pihak militer dilaporkan masih ingin mempertahankan kehadiran mereka di Suriah, antara lain dengan menambah jumlah personel di sana dan membangun pangkalan militer baru, seperti dilansir Al Maalomah (02/05).

Baca: Balas Serangan, Suriah Akan Hancurkan Pangkalan Militer AS

Juru bicara dari Dewan Militer Manbij, Shervan Derwish pada hari Rabu (02/05) mengumumkan bahwa AS akan mendirikan pangkalan militer baru di Suriah utara.

Derwish mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan surat kabar Arab Saudi “Al-Hayat” dan dikutip oleh Al-Maalomah bahwa “jangkauan AS diperluas, sebagai dampak dari ancaman Turki, dan  operasi Manbij dilakukan dengan meningkatkan jumlah pasukan dan mendirikan pangkalan militer baru di utara Manbij dan pasukan AS ini telah diperkuat dengan pasukan Perancis yang beroperasi di bawah payung koalisi internasional”.

Baca: Israel-AS Kompak Serang Pangkalan Udara Suriah di Homs

Manbij menjadi perhatian AS setelah kawasan tersebut disebut-sebut akan menjadi sasaran serangan Turki dan milisi pendukungnya. Derwish menambahkan bahwa “pasukan perancis dan AS sedang berpatroli di garis depan utara, dan memberikan perlindungan udara dan memantau wilayah udara kepada pasukan di sana”.

Baca: AS Bangun Pangkalan Militer di Timur Deir Ezzor Guna Kontrol Daerah Kaya Energi Suriah

Ia menyatakan penyesalannya dengan mengatakan bahwa “Suriah telah terbagi-bagi di mana masing-masing pihak berusaha untuk tetap menguasasi apa yang mereka duduki bahkan memperluas wilayah kekuasaannya”. Ia menegaskan bahwa “kesatuan wilayah Suriah dan rakyatnya merupakan kerangka pluralistik demokratis yang hidup di dalamnya seluruh rakyat Suriah dengan bebas dan terhormat”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: