Internasional

Arab Saudi Terang-terangan Jalin Kerjasama dengan Zionis Israel

Senin, 19 Juni 2017 – 00.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, RIYADH – Arab Saudi dan Israel akhirnya telah membuka kartu. Kedua negara yang selama ini santer disebut saling menjalin hubungan mesra secara diam-diam akhirnya secara terang-terangan mengungkap kerjasama mereka. Arab Saudi sebagai negara Islam, pelayan dan tuan rumah Baitullah serta sekretariat Organisasi Kerjasama Islam (OKI) selama beberapa tahun terakhir dinilai telah menerapkan kebijakan yang mengamini kepentingan Zionis dan Amerika Serikat. (Baca: Kepala Intelijen Saudi Bawa Pesan Rahasia Raja Salman kepada PM Israel)

Sebagaimana yang dilansir surat kabar Inggris The Times, negara Ka’bah Arab Saudi dan Negara Zionis Israel telah meningkatkan hubungan keduanya dengan memulai pembicaraan untuk menjalin hubungan perdagangan antara kedua negara yang diharapkan memiliki dampak yang signifikan pada pembentukan koalisi di wilayah kawasan pada masa yang akan datang.

Menurut surat kabar The Times pada hari Sabtu (17/06) mengatakan bahwa sumber-sumber Arab dan AS mengungkapkan bahwa hubungan bisa dimulai dalam skala yang terbatas, misalnya dengan mengizinkan perusahaan Israel beroperasi di Teluk dan mengizinkan penerbangan Israel “El Al” terbang di wilayah udara Saudi. (Baca: “ISLAM” Saudi Rasa Israel)

Surat kabar ini mengutip dari sumber-sumber Saudi mengatakan bahwa “delegasi Saudi yang dipimpin oleh Brigade pensiunan telah melakukan kunjungan ke Israel tahun 2016 lalu, dan para pemimpin senior Israel senang untuk memperluas koalisi ini”.

The Times mengaitkan apa yang terjadi baru-baru ini antara Teluk dan Qatar dan pemulihan hubungan Saudi dengan Israel. Surat kabar ini mengatakan bahwa “kemungkinan adanya hubungan yang lebih dekat dengan Israel adalah sebagian alasan Arab Saudi dan sekutunya memberlakukan blokade pada Qatar dalam upaya untuk memaksa negara-negara Teluk untuk menghentikan dukungannya pada gerakan Hamas Palestina yang menguasai jalur Gaza”.

Surat kabar ini mengungkapkan bahwa pembicaraan antara Arab Saudi dan Israel adalah hasil dari kunjungan presiden AS Donald Trump pada bulan lalu ke kedua negara ini.

Dan pada akhir bulan Mei lalu telah diluncurkan penerbangan langsung antara ibukota Saudi Riyadh dan kota Tel Aviv untuk pertama kalinya, ketika presiden AS Donald Trump meninggalkan Arab Saudi menggunakan pesawat kepresidenan menuju persinggahan keduanya Israel di awal kunjungan dunianya sebagai presiden AS.

Perlu diingat bahwa Menteri Transportasi dan Intelijen Yisrael Katz baru-baru ini mengusulkan kepada “Greenblatt” utusan presiden AS tentang “rencana pembangunan jalur kereta api regional” dan berbicara tentang jaringan kereta api Israel dengan Yordania dan dari sana lalu menuju Saudi dan negara-negara Teluk melalui jaringan kereta api yang memungkinkan negara-negara Arab mencapai Laut Mediterania. (Baca: Mujtahid Ungkap Tujuan Kedekatan Menhan Saudi dengan Zionis Israel)

Katz juga mengatakan, Joseph Greenblatt utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, mengungkapkan antusiasnya atas rencana itu ketika ditunjukkan kepadanya selama kunjungan daerah. Kereta api nantinya akan mengangkut kargo dan manusia. (SFA)

Sumber: Arabic,SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: