Eropa

Ancaman Terbaru ISIS ke Vatikan dari Teror Natal Hingga Unggah Poster Kepala Paus Terpenggal

Rabu, 22 November 2017 – 08.44 Wib,

SALAFYNEWS.COM, VATIKAN – Sebuah kelompok media pro-ISIS telah mengancam orang-orang Kristen dan menerbitkan sebuah poster yang mengancam dan menggambarkan seorang jihad bertopeng dengan Paus Fransiskus “yang terpenggal”. Pekan lalu, pendukung jihadis tersebut diduga bersumpah untuk meluncurkan serangan teror Natal ke Vatikan.

Baca: Inilah Harapan Paus dan Patriarkh Kirill di Suriah

Poster tersebut terungkap pada hari Jum’at oleh SITE Intelligence Group, sebuah perusahaan yang berbasis di Maryland yang melacak aktivitas online ekstremis. Citra yang dikeluarkan oleh kelompok media pro-ISIS yang tidak dikenal menunjukkan sosok bertopeng, yang tampaknya seorang jihadis, berdiri dengan pisau di depan bangunan yang rusak, kebanyakan adalah gedung pencakar langit.

Ekstremis terlihat berdiri di atas mayat seorang tahanan dengan jumpsuit oranye, dengan gambar kepala Paus ditumpangkan di atasnya.

Baca: Pemimpin Revolusi Iran Tiap Natal Kunjungi Keluarga Pahlawan Non Muslim

“Tidak mengherankan jika melihat ancaman seperti ini terhadap Paus Fransiskus dan agama Kristen, terutama selama musim liburan. ISIS dan pendukungnya tahu bagaimana memainkan permainan media, dan sering kali melepaskan ancaman mereka hanya untuk mendapat perhatian dari media, “kata Direktur Grup Intelijen SITE Rita Katz kepada Newsweek, Senin.

Sebelumnya pada bulan November, sebuah kelompok pro-ISIS yang dikenal sebagai Yayasan Wafa Media diduga berjanji untuk meluncurkan serangan teroris Natal ke Vatikan.

Kelompok pro-ISIS lainnya di Telegram baru-baru ini merilis sebuah poster yang menunjukkan topi dan janggut Santa Claus, yang mengancam serangan serigala tunggal selama Natal dan Tahun Baru.

Baca: Wajah Teror di Setiap Agama

Pada tahun 2016, Anis Amri, seorang pendukung ISIS, menabrakkan truknya ke pasar Natal di Berlin, menyebabkan 12 orang tewas dan puluhan lainnya cedera. Pelakunya, yang ternyata adalah pencari suaka yang ditolak dari Tunisia, terbunuh beberapa hari kemudian dalam sebuah baku tembak dengan polisi di dekat Milan, Italia. (SFA)

Sumber: RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: