Fokus

Ancam Tembak Mati Jokowi, Polisi Buru Pemilik Akun Twitter @AchmadBassrofi

Kamis, 18 Januari 2018 – 07.49 Wib,

SALAFYNEWS.COM, SURAKARTA – Aparat kepolisian Polresta Surakarta tengah memburu pemilik akun Twitter yang mencuitkan kalimat provokasi dan ancaman. Akun bernama @AchmadBassrofi itu melontarkan kata-kata bernada ancaman kepada Presiden Joko Widodo.

Baca: Pelajar SMK Penghina Jokowi dan Kapolri Divonis 1,5 Tahun Penjara

Akun twitter @AchmadBassrofi tersebut menuliskan cuitan balasan milik akun @JajangRidwan19 pada Senin (15/1/2018) pukul 10.43 WIB. Sampai saat ini, cuitan itu sudah di-retweet hingga 25 kali oleh warganet.

Cuitan balasan yang dibuat oleh akun @AchmadBassrofi itu berbunyi, “Tembak mati jokowi sampai darah keturunannya memakai mandat utama patriot kepahlawanan para pahlawan pejuang bangsa dan negara kesatuan republik indonesia(indonesia) sah dan mutlak menjadi pahlawan tunggal negara negara kesatuan republik indonesia(indonesia).”

Baca: Denny Siregar: Orba & Kelompok Radikal Kompak Serang Jokowi dengan Isu China Vs Pribumi

Sontak akun @AchmadBassrofi yang telah memiliki 64 pengikut itu langsung mengundang respon dari warganet. Salah satunya akun milik Y.P.H atau @Yuanita_27078_P yang menulis cuitan balasan ke akun @AchmadBassrofi, “Mohon di tindak lanjutin tuh akun krna sdah ngancam Bp. President dengab turut menandai akun @DivHumasPolri @CCICPolri dan @Puspen_TNI”.

Kasatreskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi mengatakan pihaknya telah memantau akun tersebut. Menurutnya, cuitan tersebut cukup meresahkan masyarakat.

Baca: TERLACAK! Inilah Jejak Digital Penghina Ibu Iriana Jokowi “Seperti Pelacur”

“Kita sedang mengejar pemilik akun (achmad bassrofi) mengancam keselamatan Bapak Presiden (Joko Widodo),” tegas Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi di Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/1/2018).

Akun @AchmadBassrofi tersebut, lanjut dia, juga telah membuat sejumlah warga resah. Agus menambahkan, ia bersama jajarannya telah melacak keberadaan pemilik akun tersebut.

Agus menduga akun tersebut dimiliki oleh warga yang berasal dari seputar Solo. Dugaan tersebut berdasarkan pantauan kepolisian dalam beberapa hari terakhir. “Iya benar, hasil pelacakan seperti itu tidak jauh dari Solo. Semoga dalam waktu dekat bisa ditangkap,” tutupnya. (SFA)

Sumber: Berbagai Media

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: