Analisis

Analis; Zionis Kendalikan Kebijakan Pemerintah Inggris

Kamis, 4 Agustus 2016

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Dukungan unlimited pemerintah Inggris untuk Arab Saudi, sebagai sumber ISIS, menunjukkan bahwa kebijakan luar negeri Inggris dikendalikan oleh Zionis yang pada akhirnya berusaha untuk memperluas entitas Israel melalui perang dan ketidakstabilan, seorang sarjana Inggris dan analis politik mengatakan.

Dr Rodney Shakespeare membuat pernyataan sambil membahas kontribusi Inggris baru-baru ini dalam upaya militer internasional terhadap ISIS.

Departemen Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Rabu bahwa dua pesawat tempur Tornado dari Royal Air Force baru-baru ini menyerang salah satu istana mantan diktator Irak Saddam Hussein di kota utara negara itu, Mosul, sebagai bagian dari skuadron multinasional yang bertugas menghancurkan basis-basis teroris.

“Penipuan licik, tipu daya berlendir dari pemerintah Inggris yang diungkapkan melalui tindakan mereka dengan membom istana Saddam,” kata Shakespeare pada Press TV, Rabu.

Akademik itu melanjutkan rincian pertarungan munafik pemerintah Inggris terhadap ISIS, di saat yang sama mereka mendukung Arab Saudi, sebagai “sumber” dari radikalisme ISIS.

Inggris melakukan upaya khususnya dengan mendukung sumber ISIS atau ISIL, Takfiri Wahabisme yang jantungnya mengalir keluar dari Arab Saudi.

Lebih lanjut ia menjelaskan poin dengan mengatakan kebijakan pemerintah London dalam menangani ISIS, yang pada akhirnya memastikan keberadaan kelompok teror dan menyajikan pemimpin Zionis di Israel.

“Kebijakan British diatur oleh Zionisme dan kebijakan Amerika serta objek kebijakan ini adalah untuk menghancurkan Suriah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, kemudian menghancurkan Irak menjadi bagian-bagian,” Shakespeare berpendapat.

“Alkitab menyebut Israel memperluas ke sebagian besar Suriah dan tepat di seberang sungai Efrat di Irak dan Zionis … ingat Israel bukan negara, Israel adalah sebuah entitas yang berkembang tanpa batas,” kata analis, dan menambahkan bahwa kekacauan akan memungkinkan rezim Tel Aviv berkembang.

Perang yang sedang berlangsung antara Arab Saudi terhadap negara miskin Yaman yang dimungkinkan oleh persenjataan Inggris adalah contoh lain dari standar ganda Inggris dalam memerangi terorisme, menurut Shakespeare.

Sekitar 10.000 orang telah tewas dalam agresi militer panjang Saudi, menurut sumber-sumber Yaman. Kerajaan ini juga membantu Raja Bahrain menindak keras rakyat yang berdemo menentang pemerintah; sebuah langkah yang disebut Shakespeare adalah bagian dari kesepakatan bersama Saudi-Israel untuk menekan demokrasi di Timur Tengah. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: