Headline News

Analis: Turki dan AS Tak Ada Niat Perangi Teroris di Suriah

Sabtu, 18 Februari 2017 – 16.10 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Militer Turki mengklaim bahwa tentara mereka telah merebut beberapa kota di utara Suriah, dekat al-Bab, atas teroris Daesh/ISIS Takfiri. (Baca: Rusia Serang Teroris ISIS Suriah dari Iran)

Seorang penulis dan jurnalis mempercayai bahwa tujuan dari militer Turki di Suriah “tidak jelas”, dan menambahkan bahwa Ankara mungkin tidak serius memerangi terorisme di Suriah, sebagaimana Rusia dan Iran.

“Saya terus terang tidak percaya (Presiden Turki Recep Tayyip) Erdogan. Dia telah mendukung ISIS (Daesh) dan Jabhat al-Nusra, mungkin saja dia telah berubah. Mungkin Erdogan benar-benar akan melawan mereka, mungkin karena kekesalannya atas kebijakan Amerika terhadap kepentingannya dan terhadap Turki. Dia berenang ke Timur daripada Barat, tapi kita perlu curiga padanya dan menunggu untuk melihat hal-hal yang dimainkan”, kata Stephen Lendman kepada Press TV dalam sebuah wawancara pada hari Jumat (17/02). (Baca: Delegasi Belgia Akui Hanya Rusia Yang Serius Perangi Teroris di Suriah)

Dia juga mencatat bahwa “Turki memiliki tujuan lama yakni merebut wilayah di Suriah utara”. Oleh karena itu, kata Lendman, tidak jelas apakah merebut Raqqah akan menjadi akhir dari kampanye Turki di Suriah. Analis lebih lanjut menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk memerangi terorisme adalah dengan berhenti mendukung teroris.

“Ini bukan soal begitu banyak mengalahkan mereka di medan perang, ini adalah masalah AS, Turki, Arabia, NATO dan Israel dukungan kelompok-kelompok teroris. Jika mereka mencabut dukungannya, maka ISIS dan kelompok-kelompok lainnya akan layu dan memudar serta itu adalah cara untuk mengalahkan mereka”, katanya. (Baca: Mantan Tawanan Teroris Suriah Beberkan Wajah Iblis ISIS)

Lendman selanjutnya mengkritik pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait rencana mendirikan zona aman di Suriah, dengan alasan bahwa mereka akan membuat Suriah “semakin aman”, seperti dilansir PTV (17/02).

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa satu-satunya cara untuk membuat Suriah aman adalah dengan menyingkirkan konflik hampir enam tahun di negara itu. Analis lebih lanjut berpendapat bahwa apa yang telah dilakukan oleh Donald Trump selama ini di Suriah telah “merusak” daripada “memperbaiki”. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Analis: Turki dan AS Tak Ada Niat Perangi Teroris di Suriah | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: