Analisis

Analis Timur Tengah Bongkar Wajah Pelaku Teror di Ghouta Timur

Senin, 26 Februari 2018 – 14.38 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Pengamat Timur Tengah Dina Y Sulaeman membongkar misteri siapa pelaku teror yang ada di East Ghouta?

Perang di East Ghouta sebenarnya skenario yang sama persis seperti Aleppo. Yang sudah paham soal Aleppo (atau sudah baca buku saya “Salju di Aleppo”, ini bukan novel yak, meski covernya ala novel), akan langsung paham saat orang-orang yang itu-itu lagi men-share berita mengenai ‘kekejaman tentara Suriah dan Rusia terhadap warga sipil Ghouta’.

Baca: Helmi Aditya: Apa Efek Pembebasan Aleppo Bagi NATO, AS dan Sekutunya?

Tapi buat yang masih belum paham, saya jelaskan singkat saja. Begini, biar mudah membayangkan: di daerah Bekasi, ada ribuan “mujahidin” dengan persenjataan canggih, termasuk misil jarak jauh; setiap hari membombardir Jakarta. Penduduk Jakarta banyak yang tewas. Menurut kalian, pemerintah pusat harus DIAM SAJA? Maaf saja, yang menjawab: IYA, pastilah kelompok yang itu-itu lagi, yang memang menginginkan NKRI bubar.

Nah, di East Ghouta ada banyak kelompok-mengaku-mujahidin. Sebagian berafiliasi dengan Al Qaida, sebagian dengan Ikhwanul Muslimin. Yang berafiliasi dengan Al Qaida, PBB juga sudah mengakui mereka memang teroris. Kalau yang berafiliasi dengan IM, media dan politisi Barat menyebutnya “moderate rebels”.

Mereka ini menahan penduduk sipil di East Ghota dan dijadikan tameng (supaya kalau tentara Suriah membalas serangan mereka, yang kena duluan adalah warga sipil, bukan “mujahidin”). Sebagian dikurung di kandang dan diarak keliling kota bagai binatang (lihat video). Di saat yang sama, mereka membombardir Damaskus hampir setiap hari.

Baca: Media Besar AS Kompak Palsukan Informasi dan Fakta Tentang Suriah

Dalam beberapa hari terakhir, tentara Suriah (yang selama ini juga disibukkan dengan membebaskan wilayah-wilayah lainnya) bertekad mengusir habis para teroris itu (yang sebagiannya warga asing). Dibombardirlah East Ghouta. Dan sontak tagar Save Ghouta membahana lagi. Propaganda media (baik media mainstream maupun media pro-teroris di Indonesia) berulang lagi, persis sama seperti kasus Aleppo 2016 atau Idlib 2017.

Baca: Eko Kuntadhi Telanjangi Kebusukan di Balik Gerakan Save Aleppo

Lihat video yang saya upload ini, seperti apa sih “mujahidin” yang dicitrakan “moderat” itu? Lihat betapa banyaknya pasukan mereka dan betapa canggih persenjataan koleksi mereka. Lihat rudal yang ditembakkan ke Damaskus dan membunuhi warga asli Suriah (sambil berseru “Allahu Akbar”. Fakta ini yang ‘hilang’ dalam pemberitaan media mainstream. Yang mereka ceritakan hanya “warga sipil tewas”, “rumah sakit dan sekolah dibombardir tentara Suriah”. Di tulisan saya berikutnya akan saya bahas cara menganalisis berita soal East Ghouta dari situs DW, biar kita semua semakin kritis kalau membaca berita. (SFA)

Sumber: Akun Fanpage Facebook Dina Sulaeman

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: