Headline News

Amnesty Internasional: Serang Pemukiman Warga Bukti Saudi Makin Brutal di Yaman

Senin, 28 Agustus 2017 – 09.43 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Amnesty International menyatakan bahwa serangan udara yang diluncurkan oleh koalisi pimpinan Arab Saudi di lingkungan Faj Atan, sebuah daerah pemukiman di ibukota Yaman, Sana’a, menegaskan bahwa Saudi setelah lebih dari dua tahun perang yang menghancurkan Yaman, saat ini telah menjadi lebih brutal dari sebelumnya dan lebih terang-terangan dalam mengabaikan hukum Humaniter internasional.

Baca: Perang Yaman Kutukan Bagi Dinasti Kerajaan Saudi

“Koalisi yang dipimpin Saudi membombardir warga sipil saat mereka tidur, menewaskan lima anak dan melukai tiga lainnya secara serius,” kata Lynn Maalouf, direktur riset Timur Tengah Amnesty International, sebagaimana dilaporkan Yemen Press, Minggu (27/08).

Penduduk setempat mengatakan seorang anak perempuanberusia empat tahun adalah satu-satunya korban selamat keluarganya setelah serangan udara membunuh tujuh anggota lainnya. “Banyak orang terjebak di bawah reruntuhan rumah mereka sampai dini hari.”

“Seorang saksi mengatakan bahwa serangan tersebut disebabkan oleh serangkaian serangan udara yang dimulai di wilayah tersebut sekitar pukul dua dini hari dan berlangsung setidaknya setengah jam. Menurut penduduk setempat, tidak ada target militer di daerah itu pada saat serangan tersebut terjadi. Bahkan jika ada target militer, serangan udara semacam ini ditengah-tengah warga sipil akan menjadikannya sebagai serangan ilegal dan kejahatan perang,” ujar Maalouf.

Baca: PERINGATAN SETAHUN PERANG YAMAN, Pesan Pedas Houthi Kepada Tirani Saudi-AS-Israel

“Setelah malam yang mengerikan ini, ada pertanyaan serius bagi para pemimpin Perserikatan Bangsa-Bangsa yang tahun lalu membuat keputusan memalukan untuk menghapus koalisi dari daftar pelanggar hak anak-anak dalam konflik,” kata Lynn Maalouf.

“Kami meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melihat bukti-bukti sekolah dan rumah sakit yang hancur, ratusan orang muda yang hilang dalam serangan udara sembrono tahun lalu dan meninjau kembali resolusi berikut ini untuk anak-anak dalam konflik bersenjata. Ada kebutuhan mendesak untuk menempatkan Arab Saudi di bawah pengawasan ketat dalam berbagai kejahatan berdasarkan hukum internasional dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya yang dilakukan oleh pasukan Saudi di Yaman”.

Baca: Perang Barbar Saudi di Yaman Hanya Ciptakan Kehancuran Islam

Pada bulan Juni 2016 Sekretaris Jendral PBB waktu itu, Ban Ki Moon mengumumkan penghapusan aliansi Saudi dari daftar hitam pembunuh anak PBB. Penghapusan itu sendiri diakui Ban sebagai akibat tekanan Saudi yang mengancam akan menghentikan dana Sumbangannya untuk berbagai program PBB. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: