Eropa

Akan Teror Barat, ISIS Kirim Peralatan Militernya ke Spanyol Melalui Inggris

Selasa, 22 Agustus 2017 – 06.42 Wib,

SALAFYNEWS.COM, INGGRIS – Organisasi teroris ISIS dilaporkan telah melobi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kota Cardiff di selatan Inggris untuk mengirimkan peralatan militer ke Spanyol dan membiayai rencana-rencana teroris melawan Barat, sebagimana yang dilansir surat kabar Sunday Times, seperti dilansir Arabic.rt (21/08). (Baca: Jenderal Suriah Bongkar Kebusukan Amerika yang Jelas Dukung ISIS)

Surat kabar ini mengutip dokumen dari Federal Bureau of Investigation (FBI) mengatakan bahwa peralatan militer yang dikirimkan ke Spanyol yang baru-baru ini mengalami insiden berdarah dalam serangan yang dilancarkan oleh ISIS, termasuk peralatan yang digunakan untuk pengawasan seperti pesawat tanpa awak yang mampu menemukan lokasi sasaran yang telah dikembangkan oleh ISIS.

Menurut surat kabar tersebut, pengiriman seperti ini telah berlangsung sejak musim panas tahun 2015 ke sebuah alamat di Madrid, sebagaimana yang disebutkan dalam dokumen pengadilan AS, dan sampai saat ini masih belum jelas identitas mereka dan apakah peralatan tersebut masih ada di negara ini atau tidak. (Baca: Pengakuan Heboh Clinton: Amerika Ciptakan Al-Qaeda, Nato-Israel Ciptakan ISIS)

Surat kabar tersebut juga mengatakan bahwa organisasi teroris ISIS juga menggunakan anak perusahaan tersebut untuk mentransfer ribuan poundsterling secara tunai kepada seorang ekstrimis AS di Maryland dan kemudian mengungkapkan tentang mimpinya untuk melakukan pembantaian di sebuah gereja.

Surat kabar tersebut mengatakan bahwa pembelian peralatan ISIS lainnya juga disalurkan melalui Cardiff, termasuk perangkat lunak untuk membantu meluncurkan rudal. Para pengamat mengatakan bahwa kata sandi untuk satu akun email yang terkait dengan perusahaan-perusahaan ini adalah “kilobama77”. (Baca: Global Research Kanada Ungkap 7 Negara Sponsor ISIS)

Dokumen pengadilan AS menunjukkan bahwa orang-orang yang mendirikan perusahaan di British South Wales telah menyembunyikan aktivitas mereka dan membenarkan hal ini sebagai “perang keamanan dengan orang-orang kafir”.

Salah satu perusahaan yang mengirimkan alat pemantauan ke Madrid, disebut-sebut telah mendirikan perusahaannya dengan menggunakan identitas manajer dan pemegang saham fiktif yakni Peter Sorin. (Baca: Rusia Bongkar Investasi Usaha ISIS di Eropa Barat)

Nama tersebut diyakini dimiliki oleh Seful Sogan, dia adalah seorang pakar IT dan pengusaha yang meninggalkan South Wales tiga tahun lalu bersama keluarganya untuk bergabung dengan ISIS di Suriah, dimana kemudian ia terbunuh disana dalam serangan udara pesawat tanpa awak milik Amerika. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: