Fokus

Aher Kader PKS, Gubernur Jago Ngeles

Kamis, 08 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Lagi-lagi kader PKS yang menjabat sebagai gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengeluarkan statement yang cukup tak pantas tentang pembubaran kebaktian, dia menganggap hal itu masalah kecil, dia tidak melihat bahwa setiap warga negara mendapatkan hak yang sama dalam menjalakan keyakinannya.

Muhammad Zazuli memberikan kritikan pedas kepada Aher dengan menulis sebuah analisa yang cukup lengkap, Berikut tulisannya:

GUBERNUR JAGO NGELES

Aher Gubernur Jabar berpendapat bahwa pembubaran paksa acara KKR Natal di Sabuga, Bandung oleh ormas radikal kemarin bukan persoalan besar. “Itu kan kejadian kecil yang tidak mengganggu apa-apa saya kira,” katanya. Ini bukan yang pertama kali Gubernur dari PKS itu ngeles. Sebelumnya saat lebih dari 10.000 rumah di 4 kecamatan (Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang, Bale Endah, dan Katapang) terendam banjir dia juga cuma berkata “Ya kalo hujannya sudah engga ada, udah panas lagi ya pasti banjirnya otomatis reda kan,” katanya. Solusi yang ditawarkannyapun lumayan “cerdas” yaitu berdoa dan menyerahkan hal tersebut kepada Tuhan serta berharap hujan yang menguyur cepat reda dan banjir segera surut. (Baca: Kritikan Pedas dan Panas Saiful Huda Kepada Aher-Deddy Mizwar Kader PKS)

Begitu juga saat pelaksanaan PON XIX di Jabar yang tidak tertib serta terjadi banyak kericuhan dan kekisruhan seperti yang terjadi di cabang olahraga polo air, basket, dan karate, dan cabang olahraga lainnya dia juga cuma bilang “Itu juga kan biasa saja dalam sebuah cabang olahraga, pas pertandingan biasa saja. Insya Allah tidak ada masalah besar,” ujar dia. Padahal ajang PON yang menggunakan duit rakyat sebesar 2,3 trilyun rupiah itu dia manfaatkan sebesar-besarnya sebagai ajang pencitraan dan kampanye dirinya dimana wajah Aher selalu ada di baliho-baliho, di spanduk-spanduk, di billboard, dimana-mana, di seluruh wilayah Indonesia. (Baca: Kesaksian Panitia PON Jabar: Aher Memang Rakus)

Mirisnya, propinsi yang dipimpinnya itu justru menempati posisi pertama sebagai Provinsi dengan Penduduk Miskin Terbanyak Se-Indonesia. Berdasarkan catatan BPS 2016 dari 34 provinsi Jawa Barat menjadi propinsi dengan penduduk miskin terbanyak yaitu 2,7 juta orang. Hebatnya lagi ditengah kemiskinan rakyatnya tersebut Aher justru berambisi membangun sebuah masjid megah senilai Rp 1 triliun di Gedebage, Bandung. (Baca: TAK TAHU MALU! Aher Minta Gaji Kepala Daerah dan DPRD Naik Karena Biaya Politik Tinggi)

Prestasi Jabar lainnya adalah menempati posisi kedua tertinggi dalam angka kematian ibu melahirkan setelah Nusa Tenggara Barat yaitu pada kisaran 215 kematian setiap 100 ribu kelahiran per tahun. Buruknya pemeliharaan lingkungan juga menjadi “prestasi” lain propinsi tersebut. Pada tahun 2007, situs berita The Daily Mail pernah membahas polusi di sungai Citarum dengan judul “Apakah ini sungai paling tercemar di dunia?” (Is this the world’s most polluted river?). Kemudian, pada tanggal 10 April 2014, The Daily Mail menjuluki Citarum sebagai “sungai terkotor di dunia” akibat banyaknya sampah dan limbah kimia di sana. Mungkin Ahok perlu disewa untuk bisa membenahi dan membersihkan sungai-sungai di Jawa Barat juga. Sungguh kasihan jadi warga Jawa Barat. Gubernurnya suka ngeles sedang wakilnya suka makan sosis dan hobi menangis.

Konon Aher sudah meminta maaf atas pernyataannya. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Muhammad Zazuli

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: