Asia

94 Sekolah di Karachi yang Didanai Saudi Jadi Tempat Berkembang Biaknya Teroris

#Daesh
#Daesh

KARACHI – Badan “Associated Press” AS, Minggu, mengungkap bahwa ratusan anggota teroris ISIS asal Pakistan yang bergabung dengan organisasi itu di Irak dan Suriah masih belum ditemukan sejauh ini, menunjukkan bahwa otoritas keamanan takut mereka kembali diam-diam dan melaksanakan operasi teroris di negara tersebut, seperti dilansir Almaalomah (19/08).

Baca: Muhammad Zazuli: Wahabi Ideologi Teroris

Badan tersebut mengutip laporan dari direktur anti-terorisme di Karachi, Pervez Ahmed Chandeno, yang mengatakan bahwa “organisasi teroris ISIS adalah musuh yang berbahaya front mematikan terbaru dalam perang Pakistan terhadap teroris selama beberapa dekade,” mencatat bahwa “organisasi tersebut merupakan ancaman paling serius yang dihadapi Pakistan, dan kami siap untuk pergi berperang melawan mereka. “

Chandeno menambahkan bahwa “sekolah-sekolah agama di Karachi dan tempat lain di provinsi selatan Sindh, yang berjumlah 94 sekolah, pada waktu saat ini dikontrol ketat setelah diidentifikasi sebagai tempat berkembang biak bagi ekstremisme, sejumlah sekolah yang menjadi tempat munculnya teroris dan pelaku bom bunuh diri.”

Baca: Persekutuan Hitam Rezim Saudi dengan Wahabisme yang Anti Nabi Muhammad

Dia melanjutkan “Banyak dari sekolah tersebut didanai oleh Arab Saudi untuk memperkuat sekte Wahabi radikal di negara ini serta memperburuk ekstremisme dan terorisme di negeri ini,” menambahkan bahwa “uang, baik dari pemerintah Saudi atau sumber tidak jelas, tetapi ajaran dalam sekolah-sekolah tersebut mengadopsi ekstremis Wahabi”.

Baca: Syaikh Al-Azhar Beberkan Sejarah Tragedi Wahabi Saudi Bantai 30 ribu Jamaah Haji: Video

Sementara itu, Direktur Eksekutif Institut Studi Perdamaian di Islamabad, mengatakan bahwa “apa yang tidak mereka ketahui dan paling mencemaskan untuk departemen perlawanan terorisme di Pakistan adalah persembunyian, pembentukan dan strategi ISIS, yang mana tidak diketahui semua. Mereka adalah musuh yang tak terlihat di wilayah ini, ketika mereka dikalahkan di sebuah wilayah mereka pindah ke wilayah lain”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: