Asia

58.000 Warga Rohingya Melarikan Diri ke Bangladesh

Minggu, 03 September 2017 – 09.47 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ROHINGYA – Juru bicara UNHCR, Vivian Tan mengatakan bahwa sekitar 60.000 warga Rohingya yang mayoritas adalah warga muslim, telah melarikan diri ke Bangladesh dalam seminggu terakhir, untuk menghindari kekerasan sektarian yang terjadi Myanmar.

Baca: Eko Kuntadhi: Jangan Impor Konflik Rohingya ke Indonesia

Tan mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Agence France Presse (AFP) bahwa “menurut berbagai lembaga bantuan, perkiraan ada sekitar 58.000-60.000 orang yang telah melarikan diri ke Bangladesh, dan jumlah pengungsi dari wilayah Rakhine diperkirakan akan terus meningkat”.

Peperangan yang terjadi di Myanmar dalam seminggu terakhir telah menewaskan lebih dari 400 orang, dan hingga Jumat kemarin menyebabkan 58.000 orang telah menyeberang ke Bangladesh dalam seminggu terakhir, menurut sumber-sumber PBB.

Baca: Suriah Hancur Karena Isu Agama Dibenturkan dengan Pemerintah dan Kebhinekaan

Kantor PBB Program Pangan Dunia (WFP) di Myanmar melaporkan bahwa setidaknya ada 250.000 orang tidak menerima bantuan pangan di barat laut Myanmar. Kantor PBB telah menghentikan distribusi bantuan karena terjadi pertempuran sengit di sana  yang meletus setelah pemberontak Rohingya pada 25 Agustus yang berjumlah sekitar 30 orang menyerang kantor polisi sebagai pembalasan atas pembunuhan dan penganiayaan yang dialami minoritas Muslim di Myanmar, sebagaimana yang diungkapkan para pemberontak. Di mana setelah itu, tentara Myanmar melancarkan operasi militer besar-besaran  di negara bagian Rakhine, Myanmar. (SFA)

Sumber: Arabic.rt

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: