Headline News

150 Intelijen Saudi Bergabung dengan ISIS dalam Pertempuran Mosul

Jum’at, 14 Juli 2017 – 08.11 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSUL – Arab Saudi telah mengirim lebih dari 100 petugas intelijen ke Mosul untuk bergabung dengan milisi Takfiri ISIS, untuk mengarahkan mereka dalam pertempuran melawan pasukan pemerintah Irak dan pejuang sekutu dari Unit Mobilisasi Populer, sebuah laporan baru-baru ini mengungkapkan. (Baca: Intelijen Saudi Gencarkan Perang Sektarian di Irak)

Jaringan televisi al-Manar berbahasa Arab yang berbasis di Libanon, mengutip sebuah laporan yang diterbitkan oleh surat kabar Qatar, Sharq, mengungkapkan bahwa 150 agen intelijen Saudi berperang bersama anggota ISIS di Mosul, dan bekerja keras untuk memperpanjang pertempuran.

Laporan tersebut menambahkan bahwa pasukan pemerintah Irak menyita dokumen penting yang menjamin bantuan petugas intelijen Saudi kepada para teroris ISIS begitu mereka membebaskan Mosul dari cengkeraman Takfiris.

Pada hari Senin, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi secara resmi mengumumkan kemenangan atas ekstremis ISIS di Mosul, yang berfungsi sebagai benteng perkotaan utama ekstrimis di Irak yang dilanda konflik. (Baca: Keamanan Aljazair Bongkar Kelicikan Saudi di Yaman dan Irak)

Diperkirakan 862.000 orang telah mengungsi dari Mosul sejak pertempuran merebut kembali kota tersebut yang dimulai delapan bulan lalu. Sebanyak 195.000 warga sipil juga telah kembali, terutama ke wilayah yang telah terbebas di Mosul timur.

Dua puluh delapan kelompok bantuan yang bekerja di Irak telah mengeluarkan sebuah pernyataan, menyerukan dukungan internasional untuk rekonstruksi Mosul dan mendesak pemerintah Irak untuk tidak menekan warga sipil untuk kembali.

Mereka juga mengungkapkan keprihatinan mendalam untuk orang-orang Irak yang terjebak di daerah-daerah yang dikendalikan ISIS di Irak, yaitu Tal Afar, distrik Hawijah di provinsi Kirkuk utara yang kaya minyak dan provinsi barat Anbar yang bermasalah. (Baca: Rakyat dan Parlemen Desak Pemerintah Irak Usir Dubes ‘Provokator’ Saudi)

Sementara itu, pasukan keamanan Irak telah menemukan sejumlah besar gerilyawan ISIS bersembunyi di terowongan yang digali di bawah kota Tua Mosul.

Gambar yang dipublikasikan di sejumlah situs jejaring sosial menunjukkan personil keamanan Irak berdiri saat para teroris ISIS keluar dari puing bangunan yang hancur. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: