Headline News

10 Fakta Tentang Iran dan Arab Saudi

Selasa, 23 Mei 2017 – 16.41 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TIMUR TENGAH – Salah satu aspek yang paling menyedihkan dari perseteruan AS dengan Iran -yang tertuang dalam pidato Donald Trump di Arab Saudi – dengan tolok ukur objektif apapun, Iran merupakan masyarakat yang jauh lebih demokratis dan modern, serta memiliki norma-norma politik dan sosial yang jauh Lebih moderat daripada Arab Saudi.

Berikut adalah beberapa perbedaan antara kedua negara tersebut:

  1. Arab Saudi adalah sebuah negara kerajaan otokratis; Iran adalah sebuah negara Republik Islam.
  2. Iran menggelar pemilihan umum. Sedangkan Arab Saudi tidak sama sekali, bahkan oposisi politik apapun yang menyaingi keluarga penguasa akan ditekan dengan keras.
  3. Iran memiliki konstitusi tertulis, presiden terpilih, dan parlemen nasional. Arab Saudi tidak memiliki semua ini.
  4. Majlis ulama Iran -Pemimpin Tertinggi, Dewan Pelindung dan Majelis Khubara (para ahli)- tunduk pada ukuran akuntabilitas publik yang terbatas dan nyata. Anggota Dewan Pelindung – yang menempatkan calon kandidat untuk pemilihan Kepresidenan dan parlemen – dipilih oleh Parlemen Iran dari sebuah daftar yang diajukan oleh Pemimpin Tertinggi. sementara anggota Majelis Khubara – yang menunjuk dan dapat memberhentikan Pemimpin Tertinggi – Langsung dipilih oleh publik Iran dari daftar yang juga diajukan oleh Pemimpin Tertinggi. Arab Saudi tidak mengizinkan adanya pertanggungjawaban apapun atas pendirian ulama dan fatwa mereka.
  5. Praktik agama selain Islam seperti agama Kristen dan Yahudi ditolerir di Iran dan dilindungi serta diatur oleh undang-undang. Di Arab Saudi, agama minoritas tidak memiliki hak untuk mempraktekkan agama mereka.
  6. Di Iran, akses perempuan terhadap pendidikan terus berkembang, bahkan wanita disana membentuk mayoritas badan mahasiswa. Di Iran wanita bisa memilih, bekerja dan bahkan terpilih ke parlemen, diperbolehkan mengendarai mobil, dan bisa keluar di depan umum. Sebaliknya, akses perempuan terhadap pendidikan di Arab Saudi sangat terbatas, tidak seperti hak-hak perempuan pada umumnya.
  7. Meskipun dengan segala keterbatasan, Iran memiliki kehidupan politik dan masyarakat sipil yang sangat aktif, serta perdebatan politik yang lebih hidup dan terbuka. Dalam kegiatan politik di Arab Saudi sangat dikontrol dengan ketat, begitu juga dalam mengekspresikan pandangan politik.
  8. Iran telah mengembangkan basis industri dan teknologinya secara substansial. Sedangkan perekonomian Arab Saudi tetap murni ekonomi minyak.
  9. Bertentangan dengan klaim yang seringkali diulang, Iran tidak mengekspor terorisme dan merupakan musuh yang tak tergoyahkan dari dua kelompok teror Islam yang paling berbahaya: Al-Qaeda dan ISIS. Sedang Arab Saudi telah berkali-kali mendukung dan mendanai kedua kelompok tersebut.
  10. Iran memiliki angkatan bersenjata yang efektif dan berhasil mempertahankan dirinya selama Perang Iran-Irak yang panjang dan melelahkan. Dan juga ikut campur dalam memberi efek nyata pada konflik Suriah. Sedang Militer Arab Saudi yang membengkak tidak dapat mengalahkan milisi Houthi yang bersenjata ringan di Yaman, atau bahkan merebut ibukota Yaman, Sana’a. (SFA)

Sumber: The Duran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: